Kemarin kita dah bahas MacBook Pro 2013 yang umurnya 10 tahun, 2019 juga udah yang cukup baru, kali ini kita akan bahas tahun 2020. MacBook ini ada di varian Air dengan chipset M1, ya apalagi kalau bukan MacBook Air M1 2020. MacBook yang admin review ini ada di varian RAM 8GB dan penyimpanan 256GB. Gimana performanya? Langsung cek aja dibawah ini
Performa
Pada bagian performa, MacBook ini dilengkapi dengan “otak” chip M1. Untuk chipsetnya sendiri kurang cocok juka disebut processor atau CPU, lebih cocok disebut Soc atau System on Chip. Untuk arsitekturnya dia pakai ARM atau Advanced RISC Machine pertama yang dirancang lansgung oleh Apple.
Jumlah Core yang dimiliki itu 8 Core. Untuk rinciannya ada 4 core performa dan 4 core efisiensi daya. Clockspeed dari chip M1 single core mencapai 3,2 GHz dan multi corenya hanya 3,0 GHz aja. Untuk GPU-nya dia integrated dengan jumlah 7 Core dan support Metal 3. Satu lagi yang menarik dari chipset buatan Apple adalah Neural Engine.
Neural engine adalah sebuah kecerdasan buatan yang terletak di dalam chipset dan berguna untuk memproses tugas. Jika di iphone bertugas untuk fitur pengenalan wajah FaceID, mengartikan perintah suara untuk Siri, dan pemrosesan citra. Untuk Neural Engine yang disematkan dalam Chip M1 berjumlah 16 Core.
Performa tinggi tapi TDP ngga selalu tinggi, Chipset yang punya fabrkasi 5nm ini ini punya TDP 13,8W aja, sangat kecil jika dibandingkan dengan performanya ya.
Untuk RAM nya, MacBook ini menggunakan RAM tipe UMA atau unified memory architecture atau biasanya dikenal dengan nama unified memory aja. Memori ini berbeda dengan RAM biasa. Unified memory bisa diakses oleh semua komponen di SoC tanpa adanya mekanisme untuk menjembatani memori dan komponen lain. Jadi proses pertukaran data bisa terjadi secara langsung dan lebih cepat.
RAM-nya punya kecepatan 4266MHz sebesar 8GB (yang admin review) on board memory atau tidak bisa di upgrade mandiri ya.
Sedangkan untuk penyimpanannya menggunakan tipe SSD dengan ukuran 256GB sebagai ukuran paling kecil. SSD-nya juga sudah on bord alaias tidak bisa upgrade lagi, tapi tenang aja, SSD-nya udah ngga perlu lagi diragukan kecepatannya.
Konektivitas
MacBook ini sudah dilengkapi dengan koneksi nirkabel seperti Bluetooth dan WiFi. Untuk Bluetooth, Apple melengkapi MacBook ini dengan Bluetooth 5.0. Bluetooth 5 diklaim lebih cepat dari Bluetooth 4 yakni 2 Mbps. Dengan begitu, kecepatan transfer datanya pun lebih nyaman dan dapat diandalkan untuk berbagai aktivitas yang memerlukan transfer data dengan jumlah cukup besar. Bluetooth 5.0 juga diklaim lebih hemat daya daripada versi sebelumnya.
Sedangkan untuk WiFi, MacBook Air Retina 13In M1 2020 sudah menggunakan WiFi 802.11ax atau WiFi 6. Jadi kalian ngga perlu khawatir transfer data internet kalian lemot ya.
Selain itu, sebagai device buatan Apple, MacBook ini memiliki AirDrop yang dapat digunakan untuk transfer data antar device Apple atau antar MacBook dengan kecepatan yang bisa kita tahu sangat cepat.
Battery
Untuk bagian battery, macbook ini dilengkapi battery lithium-polymer 49.9 Wh dengan kapasitas maksimal 4382mAh yang setelah kita tes dapat bertahan 8 jam lebih untuk menonton video secara online
Sebagai disclaimer, kapasitas yang tertera pada masing-masing sistem akan berbeda-beda dan tingkat penggunaan daya juga akan berbeda. MacBook yang kami tes memiliki jumlah cycle count 28 dan kapasitas maksimal 100% ya.
Sistem Operasi
Sistem operasi pada MacBook ini menggunakan OS eksklusif dari Apple yaitu MacOS. MacBook ini compatible dengan MacOS sampai dengan Sonoma. MacBook ini pastinya masih akan mendapat update yang cukup lama.
Desain
Seperti yang kita tau dari desain MacBook… Ya sangat minimalis sekali. MacBook selalu dibuat supaya desainnya elegant dan minimalis.
Pada bagian belakang polos dengan warna space grey dan terdapat logo Apple yang sudah tidak bisa menyala pada bagian belakang. Warna body juga senada dengan warna bagian belakang yaitu berwarna space gray polos.
Untuk MacBook Air M1 terdapat beberapa warna yaitu Space Grey, Silver, dan Gold. Kalian bisa pilih warna yang kalian suka atau mencerminkan diri kalian ya.
Bagian pinggir layar menggunakan warna hitam dan tipis sehingga layarnya terlihat sangat lebar. Warna hitam juga digunakan sebagai warna dari keyboard sehingga terlihat kontras namun tetap senada dengan warna bagian body.
MacBook ini memiliki ukuran standar dan sangat tipis seperti kebanyakan MacBook Air. Ukuran lebar dari MacBook ini 21,24cm dan Panjang 30,41cm. MacBook ini memiliki tipis 1.61cm saja loh untuk ukuran yang tertinggi. Sedangkan untuk beratnya 1,2 9kg saja.
Layar
MacBook ini sudah menggunakan Retina Display seperti namanya. Untuk tipenya adalah IPS teknologi dengan ukuran 13,3 inci dan resolusi maksimal 2560 x 1600 piksel dengan kerapatan 227 ppi. Layarnya punya kecerahan hingga 400 nits, wide color P3, dan sudah support True Tone.
Kamera dan Mic
Kameranya masih sama seperti kamera pada MacBook-MacBook sebelumnya yaitu FaceTime HD Kamera 720p. Bedanya kamera MacBook ini sudah dilengkapi dengan Advanced image signal processor with computational video.
Fitur ini berguna untuk tugas canggih yang mengubah data sensor menjadi gambar yang hidup dan seimbang tanpa noise. Komponen cerdas ini telah merevolusi fotografi, memungkinkan orang mengambil foto berkualitas tinggi dengan mudah dan presisi.
Audio
Pada bagian audio, MacBook ini dilengkapi oleh dua speaker. Untuk jangkauan dari speakernya sangat luas dan sudah support Dolby Atmos playback. Dolby Atmos merupakan standar teknologi suara tiga dimensi yang memungkinkan suara untuk memantul sekitar ruangan, sehingga memberikan efek suara yang lebih realistis dan memukau. Sehingga suara yang dihasilkan ngga kaleng-kaleng pastinya.
Konektor
Konektor MacBook ini hanya ada 2 tipe, 2 Type-C dan 1 jack audio 3.5mm. Terdapat dua port Type C pada bagian kiri MacBook. Sedangkan pada bagian kanan terdapat dua Type-C lagi ditambah satu port Jack 3.5 mm.
Kedua Type-C ini mempunyai fungsi yang sama, bisa untuk port Charging, Port Display, Port Thunderbolt, dan Port USB 3.1 juga.
Keyboard dan Touchpad
MacBook ini dilengkapi dengan 78 Tombol angka, huruf, dan fungsi serta satu tombol power. Untuk Keyboardnya kembali menggunakan tipe Scissor ketimbang butterfly.
Pada bagian touchpad, Apple menyematkan fitur Multi‑Touch trackpad untuk kontrol yang presisi dan mampu menangkap sampai dengan empat sentuhan. Kalian juga bisa menyeting kecepatan pergerakan krusor melalui menu touchpad
Keamanan
Untuk keamanan dari MacBook ini cukup sudah cukup upgrade. MacBook Air Retina 13In M1 2020 dilengkapi dengan keamanan password dan Touch ID atau sidik jari yang dapat digunakan untuk login, install aplikasi, dan konfigurasi setting. Selain itu, macbook ini juga dilengkapi dengan iCloud yang bisa kalian aktifkan fitur Find My Mac untuk mencari posisi lokasi MacBook.
Cooling System
Tanpa kipas. Ya tanpa kipas atau pendingin sama sekali. Tapi Apple mengklaim jika macbook ini tetap dingin walau sedang digunakan. Tapi… menurut admin ngga dingin ngga panas juga. Karena saat pengetesan benchmark menggunakan Cinebench R23 yang kalau digunakan untuk MacBook lain cukup panas. Tapi MacBook ini hanya “hangat”. Klamin dari Apple cukup jujur juga.
Pengecasan
Untuk pengecasan menggunakan port tipe Type-C dengan daya 30W. Pengetesan dilakukan dari battery 0% sampai dengan 100% dan membutuhkan waktu kurang lebih 1 Jam 30 Menit. Sebagai disclaimer MacBook punya Cycle Count 28 dan Full Charge Capacity 4382mAh.
Performa CPU
Untuk tes performa dan stress tes, kami melakukan tes CPU dan GPU pada MacBook Air Retina 13in M1 2020 menggunakan CineBench R23 yang dirunning sebanyak lima kali kali. Untuk hasil skornya ada dibawah ini
BENCHMARK (TANPA CAS) CINEBENCH R23
Running
Score
Test 1
6596
Test 2
5894
Test 3
5174
Test 4
5214
Test 5
5369
Performa Storage
Sedangkan dalam mengetes kecepatan penyimpanan, kami menggunakan aplikasi Blackmagic Speed. Tes kali lakukan sebanyak satu kali tes dan memperoleh kecepatan Write 2284,7 MB/s dan kecepatan Read 2889,0 MB/s.
Kesimpulan
Untuk sekelas MacBook baru Apple dengan harga paling murah, tentu saja MacBook Air M1 2020 sangat wort it. Mulai desainnya yang minimalis dan tipis, beratnya plus charger hanya sekitar 1,5 Kg, MacBook ini memberikan performa yang luar biasa. Editing oke, rendering oke, composing juga oke, jadi walaupun Air tapi MacBook ini tetap wort it untuk produktivitas kalian ya.
Review : Kekuatan Besar dalam Wujud Ringan MacBook Air M1 2020
Kemarin kita dah bahas MacBook Pro 2013 yang umurnya 10 tahun, 2019 juga udah yang cukup baru, kali ini kita akan bahas tahun 2020. MacBook ini ada di varian Air dengan chipset M1, ya apalagi kalau bukan MacBook Air M1 2020. MacBook yang admin review ini ada di varian RAM 8GB dan penyimpanan 256GB. Gimana performanya? Langsung cek aja dibawah ini
Performa
Pada bagian performa, MacBook ini dilengkapi dengan “otak” chip M1. Untuk chipsetnya sendiri kurang cocok juka disebut processor atau CPU, lebih cocok disebut Soc atau System on Chip. Untuk arsitekturnya dia pakai ARM atau Advanced RISC Machine pertama yang dirancang lansgung oleh Apple.
Jumlah Core yang dimiliki itu 8 Core. Untuk rinciannya ada 4 core performa dan 4 core efisiensi daya. Clockspeed dari chip M1 single core mencapai 3,2 GHz dan multi corenya hanya 3,0 GHz aja. Untuk GPU-nya dia integrated dengan jumlah 7 Core dan support Metal 3. Satu lagi yang menarik dari chipset buatan Apple adalah Neural Engine.
Neural engine adalah sebuah kecerdasan buatan yang terletak di dalam chipset dan berguna untuk memproses tugas. Jika di iphone bertugas untuk fitur pengenalan wajah FaceID, mengartikan perintah suara untuk Siri, dan pemrosesan citra. Untuk Neural Engine yang disematkan dalam Chip M1 berjumlah 16 Core.
Performa tinggi tapi TDP ngga selalu tinggi, Chipset yang punya fabrkasi 5nm ini ini punya TDP 13,8W aja, sangat kecil jika dibandingkan dengan performanya ya.
Untuk RAM nya, MacBook ini menggunakan RAM tipe UMA atau unified memory architecture atau biasanya dikenal dengan nama unified memory aja. Memori ini berbeda dengan RAM biasa. Unified memory bisa diakses oleh semua komponen di SoC tanpa adanya mekanisme untuk menjembatani memori dan komponen lain. Jadi proses pertukaran data bisa terjadi secara langsung dan lebih cepat.
RAM-nya punya kecepatan 4266MHz sebesar 8GB (yang admin review) on board memory atau tidak bisa di upgrade mandiri ya.
Sedangkan untuk penyimpanannya menggunakan tipe SSD dengan ukuran 256GB sebagai ukuran paling kecil. SSD-nya juga sudah on bord alaias tidak bisa upgrade lagi, tapi tenang aja, SSD-nya udah ngga perlu lagi diragukan kecepatannya.
Konektivitas
MacBook ini sudah dilengkapi dengan koneksi nirkabel seperti Bluetooth dan WiFi. Untuk Bluetooth, Apple melengkapi MacBook ini dengan Bluetooth 5.0. Bluetooth 5 diklaim lebih cepat dari Bluetooth 4 yakni 2 Mbps. Dengan begitu, kecepatan transfer datanya pun lebih nyaman dan dapat diandalkan untuk berbagai aktivitas yang memerlukan transfer data dengan jumlah cukup besar. Bluetooth 5.0 juga diklaim lebih hemat daya daripada versi sebelumnya.
Sedangkan untuk WiFi, MacBook Air Retina 13In M1 2020 sudah menggunakan WiFi 802.11ax atau WiFi 6. Jadi kalian ngga perlu khawatir transfer data internet kalian lemot ya.
Selain itu, sebagai device buatan Apple, MacBook ini memiliki AirDrop yang dapat digunakan untuk transfer data antar device Apple atau antar MacBook dengan kecepatan yang bisa kita tahu sangat cepat.
Battery
Untuk bagian battery, macbook ini dilengkapi battery lithium-polymer 49.9 Wh dengan kapasitas maksimal 4382mAh yang setelah kita tes dapat bertahan 8 jam lebih untuk menonton video secara online
Sebagai disclaimer, kapasitas yang tertera pada masing-masing sistem akan berbeda-beda dan tingkat penggunaan daya juga akan berbeda. MacBook yang kami tes memiliki jumlah cycle count 28 dan kapasitas maksimal 100% ya.
Sistem Operasi
Sistem operasi pada MacBook ini menggunakan OS eksklusif dari Apple yaitu MacOS. MacBook ini compatible dengan MacOS sampai dengan Sonoma. MacBook ini pastinya masih akan mendapat update yang cukup lama.
Desain
Seperti yang kita tau dari desain MacBook… Ya sangat minimalis sekali. MacBook selalu dibuat supaya desainnya elegant dan minimalis.
Pada bagian belakang polos dengan warna space grey dan terdapat logo Apple yang sudah tidak bisa menyala pada bagian belakang. Warna body juga senada dengan warna bagian belakang yaitu berwarna space gray polos.
Untuk MacBook Air M1 terdapat beberapa warna yaitu Space Grey, Silver, dan Gold. Kalian bisa pilih warna yang kalian suka atau mencerminkan diri kalian ya.
Bagian pinggir layar menggunakan warna hitam dan tipis sehingga layarnya terlihat sangat lebar. Warna hitam juga digunakan sebagai warna dari keyboard sehingga terlihat kontras namun tetap senada dengan warna bagian body.
MacBook ini memiliki ukuran standar dan sangat tipis seperti kebanyakan MacBook Air. Ukuran lebar dari MacBook ini 21,24cm dan Panjang 30,41cm. MacBook ini memiliki tipis 1.61cm saja loh untuk ukuran yang tertinggi. Sedangkan untuk beratnya 1,2 9kg saja.
Layar
MacBook ini sudah menggunakan Retina Display seperti namanya. Untuk tipenya adalah IPS teknologi dengan ukuran 13,3 inci dan resolusi maksimal 2560 x 1600 piksel dengan kerapatan 227 ppi. Layarnya punya kecerahan hingga 400 nits, wide color P3, dan sudah support True Tone.
Kamera dan Mic
Kameranya masih sama seperti kamera pada MacBook-MacBook sebelumnya yaitu FaceTime HD Kamera 720p. Bedanya kamera MacBook ini sudah dilengkapi dengan Advanced image signal processor with computational video.
Fitur ini berguna untuk tugas canggih yang mengubah data sensor menjadi gambar yang hidup dan seimbang tanpa noise. Komponen cerdas ini telah merevolusi fotografi, memungkinkan orang mengambil foto berkualitas tinggi dengan mudah dan presisi.
Audio
Pada bagian audio, MacBook ini dilengkapi oleh dua speaker. Untuk jangkauan dari speakernya sangat luas dan sudah support Dolby Atmos playback. Dolby Atmos merupakan standar teknologi suara tiga dimensi yang memungkinkan suara untuk memantul sekitar ruangan, sehingga memberikan efek suara yang lebih realistis dan memukau. Sehingga suara yang dihasilkan ngga kaleng-kaleng pastinya.
Konektor
Konektor MacBook ini hanya ada 2 tipe, 2 Type-C dan 1 jack audio 3.5mm. Terdapat dua port Type C pada bagian kiri MacBook. Sedangkan pada bagian kanan terdapat dua Type-C lagi ditambah satu port Jack 3.5 mm.
Kedua Type-C ini mempunyai fungsi yang sama, bisa untuk port Charging, Port Display, Port Thunderbolt, dan Port USB 3.1 juga.
Keyboard dan Touchpad
MacBook ini dilengkapi dengan 78 Tombol angka, huruf, dan fungsi serta satu tombol power. Untuk Keyboardnya kembali menggunakan tipe Scissor ketimbang butterfly.
Pada bagian touchpad, Apple menyematkan fitur Multi‑Touch trackpad untuk kontrol yang presisi dan mampu menangkap sampai dengan empat sentuhan. Kalian juga bisa menyeting kecepatan pergerakan krusor melalui menu touchpad
Keamanan
Untuk keamanan dari MacBook ini cukup sudah cukup upgrade. MacBook Air Retina 13In M1 2020 dilengkapi dengan keamanan password dan Touch ID atau sidik jari yang dapat digunakan untuk login, install aplikasi, dan konfigurasi setting. Selain itu, macbook ini juga dilengkapi dengan iCloud yang bisa kalian aktifkan fitur Find My Mac untuk mencari posisi lokasi MacBook.
Cooling System
Tanpa kipas. Ya tanpa kipas atau pendingin sama sekali. Tapi Apple mengklaim jika macbook ini tetap dingin walau sedang digunakan. Tapi… menurut admin ngga dingin ngga panas juga. Karena saat pengetesan benchmark menggunakan Cinebench R23 yang kalau digunakan untuk MacBook lain cukup panas. Tapi MacBook ini hanya “hangat”. Klamin dari Apple cukup jujur juga.
Pengecasan
Untuk pengecasan menggunakan port tipe Type-C dengan daya 30W. Pengetesan dilakukan dari battery 0% sampai dengan 100% dan membutuhkan waktu kurang lebih 1 Jam 30 Menit. Sebagai disclaimer MacBook punya Cycle Count 28 dan Full Charge Capacity 4382mAh.
Performa CPU
Untuk tes performa dan stress tes, kami melakukan tes CPU dan GPU pada MacBook Air Retina 13in M1 2020 menggunakan CineBench R23 yang dirunning sebanyak lima kali kali. Untuk hasil skornya ada dibawah ini
Performa Storage
Sedangkan dalam mengetes kecepatan penyimpanan, kami menggunakan aplikasi Blackmagic Speed. Tes kali lakukan sebanyak satu kali tes dan memperoleh kecepatan Write 2284,7 MB/s dan kecepatan Read 2889,0 MB/s.
Kesimpulan
Untuk sekelas MacBook baru Apple dengan harga paling murah, tentu saja MacBook Air M1 2020 sangat wort it. Mulai desainnya yang minimalis dan tipis, beratnya plus charger hanya sekitar 1,5 Kg, MacBook ini memberikan performa yang luar biasa. Editing oke, rendering oke, composing juga oke, jadi walaupun Air tapi MacBook ini tetap wort it untuk produktivitas kalian ya.