Pengguna smartphone pabrikan Xiaomi pastiya tidak asing dengan istilah MIUI. Yaps MIUI adalah sebuah user interface yang dikembangkan oleh Xiaomi untuk smartphone dan tablet. MIUI berbasis pada sistem operasi bebas Android. MIUI mencakup berbagai fitur yang tidak tersedia dalam stok Android termasuk dukungan tema yang menarik. Namun pada kuartal keempat 2023 ini Xiaomi akhirnya resmi mengumumkan nama baru untuk kustom OS mereka. Dipilihlah nama HyperOS menggantikan MIUI, yang sebelumnya sudah lama dikenal, bahkan sejak awal pertama produk Xiaomi diluncurkan.
Sebelum menggunakan nama HyperOS, MIUI sempat akan diganti menjadi MiOS, seperti yang dikabarkan oleh leakster Digital Chat Station. Namun ternyata rumor tersebut terbukti tidak benar.
CEO Xiaomi Lei Jun secara resmi mengumumkan lewat akun Twiiter/X miliknya tentang nama OS baru Xiaomi tersebut.
Alasan
Salah satu alasan digantinya nama sistem operasi mereka, menurut VP Xiaomi Global Alvin Tse mengatakan HyperOS akan menghadirkan konektivitas yang lebih mumpuni di ekosistem Xiaomi. Sistem operasi ini tak cuma dirancang untuk lini smartphone, tetapi juga 200 kategori produk Xiaomi lainnya.
Jun juga menjelaskan pada postingan Weibo jika pada 2014, ketika bisnis IoT (Internet of Things) mulai menemukan bentuk, kami mengeksplor lebih lanjut untuk pengembangan dan verifikasinya. Pada 2017, riset dan pengembangan sistem baru akhirnya meluncur untuk mendukung semua ekosistem dan aplikasi.
Lebih lanjut Jun menjelaskan bahwa HyperOS dibangun berbasis integrasi yang mendalam antara sistem operasi Android dan sistem Vela yang dikembangkan oleh perusahaan.
Awal Perubahan
Lei Jun juga mengkonfirmasi jika smartphone flagship terbaru mereka yaitu Xiaomi 14, akan menjadi smartphone pertama yang menggunakan HyperOS. Setelah itu, HyperOS juga akan hadir ke perangkat Xiaomi lainnya termasuk smartphone atau gadget yang telah dirilis sebelumnya.
Xiaomi mengklaim jika HyperOS akan menawarkan pengalaman “Hyper Performance,” pengalaman yang lebih mulus, serta konektivitas yang lebih seamless antara smartphone dan perangkat IoT.
Belum ada informasi kapan tepatnya OS baru ini akan diluncurkan, namun untuk Xiaomi 14 sendiri di rumorkan akan segera diumumkan pada bulan November mendatang. Kita tunggu saja ya
Bagaimana menurut kalian mengenai dipilihnya HyperOS menggantikan MIUI?
Resmi!! HyperOS menggantikan MIUI milik Xiaomi
Pengguna smartphone pabrikan Xiaomi pastiya tidak asing dengan istilah MIUI. Yaps MIUI adalah sebuah user interface yang dikembangkan oleh Xiaomi untuk smartphone dan tablet. MIUI berbasis pada sistem operasi bebas Android. MIUI mencakup berbagai fitur yang tidak tersedia dalam stok Android termasuk dukungan tema yang menarik. Namun pada kuartal keempat 2023 ini Xiaomi akhirnya resmi mengumumkan nama baru untuk kustom OS mereka. Dipilihlah nama HyperOS menggantikan MIUI, yang sebelumnya sudah lama dikenal, bahkan sejak awal pertama produk Xiaomi diluncurkan.
Sebelum menggunakan nama HyperOS, MIUI sempat akan diganti menjadi MiOS, seperti yang dikabarkan oleh leakster Digital Chat Station. Namun ternyata rumor tersebut terbukti tidak benar.
CEO Xiaomi Lei Jun secara resmi mengumumkan lewat akun Twiiter/X miliknya tentang nama OS baru Xiaomi tersebut.
Alasan
Salah satu alasan digantinya nama sistem operasi mereka, menurut VP Xiaomi Global Alvin Tse mengatakan HyperOS akan menghadirkan konektivitas yang lebih mumpuni di ekosistem Xiaomi. Sistem operasi ini tak cuma dirancang untuk lini smartphone, tetapi juga 200 kategori produk Xiaomi lainnya.
Jun juga menjelaskan pada postingan Weibo jika pada 2014, ketika bisnis IoT (Internet of Things) mulai menemukan bentuk, kami mengeksplor lebih lanjut untuk pengembangan dan verifikasinya. Pada 2017, riset dan pengembangan sistem baru akhirnya meluncur untuk mendukung semua ekosistem dan aplikasi.
Lebih lanjut Jun menjelaskan bahwa HyperOS dibangun berbasis integrasi yang mendalam antara sistem operasi Android dan sistem Vela yang dikembangkan oleh perusahaan.
Awal Perubahan
Lei Jun juga mengkonfirmasi jika smartphone flagship terbaru mereka yaitu Xiaomi 14, akan menjadi smartphone pertama yang menggunakan HyperOS. Setelah itu, HyperOS juga akan hadir ke perangkat Xiaomi lainnya termasuk smartphone atau gadget yang telah dirilis sebelumnya.
Xiaomi mengklaim jika HyperOS akan menawarkan pengalaman “Hyper Performance,” pengalaman yang lebih mulus, serta konektivitas yang lebih seamless antara smartphone dan perangkat IoT.
Belum ada informasi kapan tepatnya OS baru ini akan diluncurkan, namun untuk Xiaomi 14 sendiri di rumorkan akan segera diumumkan pada bulan November mendatang. Kita tunggu saja ya
Bagaimana menurut kalian mengenai dipilihnya HyperOS menggantikan MIUI?